Minggu, 01 April 2018

Habis nelen apa yak saya? *LOL

Kadang mulai mikir diumur yang sudah tidak terlalu bisa dibilang muda lagi ini tentang pasangan hidup, kebanyakan temen seumuran udah ada gandengan, minimal ada yang bisa diajak kondangan~ tapi saya masih ada di titik yang sama bertahun-tahun, memikirkan ke arah sana saja jadi agak sepaneng karena kenalan lawan jenis juga gak terlalu luas-luas amat, berkutik dengan orang-orang yang sama selama beberapa tahun terakhir, ditambah tuntutan sebagai anak pertama cucu pertama dikeluarga yang ngebet bikin seragam nikahan. Kadang mikir dan mulai bertanya "apa aku coba ae ya Tuhan sama sapa gitu kan gak kudu sampe nikah yang penting ada pengalaman" *LOL dan dijawab "berarti kamu mau mulai main-main sama sebuah hubungan". Duh-_- Diingatkan sekali lagi kalo pernikahan itu ide langsung dari Tuhan, gak mungkin dong Dia biarin saya mencarinya seorang diri tanpa Dia sendiri ambil bagian. Dan entah mengapa tiba-tiba ada kata-kata ini datang "kamu terlalu berharga untuk diberikan kepada sembarang orang" bukan berarti orang-orang yang seumuran denganku yang sudah ada berada pada sembarangan orang tetapi bahan introspeksi juga karena yang sedang Dia siapkan itu gak akan dikasi ke sembarangan orang juga kan, itu berarti waktu-waktu sekarang saya disuruh untuk tidak menjadi orang yang sembarangan(masih pada waktu-waktu mengutuhkan diri) kaya diingatkan sekali lagi "WaktuKu selalu yang terbaik, dan apa yang Aku rancangkan untukmu adalah sebuah rancangan damai sejahtera yang memberikan padamu hari depan yang penuh harapan". Saya mungkin bisa memilih sembarang orang untuk dijadikan "pasangan" tetapi yang saya kejar bukan hanya sekedar memiliki pasangan untuk kondangan tapi pasangan yang kita sama-sama menangkap isi hati Tuhan dibalik berkat pernikahan kudus.

Sabtu, 14 Januari 2012

Rabu, 14 Desember 2011

Santa Claus part I

selama ini aku emang agak nda percaya sama cerita tentang Santa Claus. Tapi nda menutup kemungkinan untuk aku berharap Santa Claus datang ke rumahku, walaupun rumahku nga ada cerobong asapnya seperti yamg diceritakan bahwa Santa Claus dateng lewat cerobong asap
^^